sertakan Sumbernya bila anda mau mengcopy paste artikel ini. Animasi Dengan Jquery Firefly Plugin http://djogzs.blogspot.com/#ixzz1wPOkTQqg Under Creative Commons License: Attribution
sertakan Sumbernya bila anda mau mengcopy paste artikel ini. Cloud Animasi dengan CSS3 http://djogzs.blogspot.com/#ixzz1wPVLlTPV Under Creative Commons License: Attribution

Naruto VS Sasuke,who is the strongest?

Tulisan tentang sesuatu benda yang disukai

Posted by : munadi



DESKRIPSI:
komputer portabel atau yang lebih populer disapa laptop adalah komputer bergerak yang berukuran relatif kecil dan ringan. Pada umumnya bentuk dari laptop adalah persegi panjang dan memiliki warna yang menarik. Berat dari laptop juga hanya berkisar antara 1-6 kg saja. LCD pada laptop bermacam-macam ukurannya, mulai dari 8,9-16 inci. Untuk keyboardnya juga tidak jauh berbeda dibandingkan dengan keyboard untuk komputer, yang membedakan adalah pada keyboard laptop penyusunannya dipendek jaraknya dan ada beberapa tombol yang dijadikan satu dengan tombol lain. Dibeberapa jenis laptop sudah ada yang dilengkapi dengan webcam dan CD-ROM atau DVD-ROM. Kegunaan dari laptop sesungguhnya sama, hanya saja saat ini masyarakat lebih memilih laptop karena kepraktisannya. Maka dari itu Laptop adalah barang yang saya sukai karena Laptop suatu kehidupan bagi saya mulai dari mencari suatu informasi, bermain, belajar, dan lain sebagainya. Laptop ini selalu saya gunakan setiap hari dan selalu berguna setiap saat. Pada saat sedih, galau, senang, ataupun duka. Dan oleh sebab itu laptop ini adalah benda yang sangat disukai.  
Selasa, 29 April 2014 0 komentar

Tugas Resensi Buku

Posted by : munadi



DESKRIPSI:
Buku ini  yang berjudul Microsoft Word XP for Windows merupakan panduan untuk membantu pembaca menjadi penuntun untuk mempelajari program Microsoft Word XP secara bertahap dan menyeluruh. Microsoft Word XP itu sendiri merupakan program pengolah kata yang handal, dengan fasilitas lengkap dan otomatis, yang merupakan hasil penyempurnaan dari Microsoft Word versi sebelumnya. Perintah dan fungsi yang disediakan oleh software ini sangatlah menunjang untuk melakukan berbagai keperluan, mulai dari menyunting atau mengetik naskah, label, memo, laporan, surat-menyurat, setting, fax, bahkan Design Web, dan masih banyak lagi.
0 komentar

Tugas Ciri-ciri Karangan Ilmiah, semi ilmiah, populer, non ilmiah

Posted by : munadi
KARANGAN ILMIAH

Karangan ilmiah adalah  karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

Ciri-ciri karangan ilmiah yaitu :




·                         Sistematis;
·                         Objektif;
·                         Cermat, tepat, dan benar;
·                         Logis;
·                         Tidak persuasif;
·                         Tidak argumentatif;
·                         Tidak emotif;
·                         Tidak melebih-lebihkan sesuatu;
·                         Menggunakan istilah spesifik yang berlaku khusus.
Adapun jenis karangan ilmiah yaitu :


·                     Makalah : karya tulis yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif.
·                     Kertas kerja (Paper) : makalah yang memiliki tingkat analisis lebih serius, biasanya disajikan dalam lokakarya.
·                     Skripsi : karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasar pendapat orang lain.
·                     Tesis : karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam daripada skripsi.
·                     Disertasi : karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasar data dan fakta yang sahih dengan analisi yang terinci.

KARANGAN SEMI ILMIAH

Karangan semi Ilmiah adalah karangan ilmu pengatahun yang menyajikan fakta umum dan menurut metodologi panulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannya pun tidak semi-formal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering dimasukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis semi ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen. 

Ciri-ciri karangan semi ilmiah atau ilmiah popular, yaitu :


·                         Ditulis berdasarkan fakta pribadi;
·                         Fakta yang disimpulkan subjektif;
·                         Gaya bahasa formal dan popular;
·                         Mementingkan diri penulis;
·                         Melebih-lebihkan sesuatu;
·                         Usulan-usulan bersifat argumentative; dan
·                         Bersifat persuasive.
Jenis karangan semi ilmiah yaitu artikel, editorial, opini, tips, reportase, dan resensi buku. Resensi buku adalah bentuk konbinasi antara uraian, ringkasan, dan kritik objektif terhadap sebuah buku.


KARANGAN NON-ILMIAH

Karangan non-ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dsb.

Ciri-ciri karya tulis non-ilmiah :


·                         Ditulis berdasarkan fakta pribadi;
·                         Fakta yang disimpulkan subyektif;
·                         Gaya bahasa konotatif dan populer;
·                         Tidak memuat hipotesis;
·                         Penyajian dibarengi dengan sejarah;
·                         Bersifat imajinatif;
·                         Situasi didramatisir;
·                         Bersifat persuasif;
·                         Tanpa dukungan bukti.

Jenis karangan non-ilmiah yaitu dongeng, cerpen, novel, roman, anekdot, hikayat, cerber, puisi, dan naskah drama.
- See more at: http://billy-anjaka.blogspot.com.au/2014/04/tugas-bahasa-indonesia-karangan.html#sthash.dfHe4g9t.dpuf

Senin, 28 April 2014 0 komentar

TULISAN PUISI

Posted by : munadi

PUISI MASA DEPAN

Sudah lama ku langkahkan kaki 
Tak berasa sudah saatnya untuk menjalani
Melangkahkan kaki pada pijakan yang tepat 
Tuk meraih cita - cita yang kan ku capai

Semangat, sudah meluap dalam diriku
Tak peduli orang berkata apa padaku
Tak kudengar orang meremehkan ku
Yang ku tahu hanya terus melangkah 



Selama cahaya masih ada
Dunia masih terang
Selama jalan masih berliku
Maka semakin banyak tikungan yang menghadang


Terkadang memang banyak rintangan menghadang 
Namun ku tahu itu semua dapat berlalu
Seiring dengan hentakan langkah kakiku

Agar meraih hidup yang baru 

Sabtu, 15 Maret 2014 0 komentar

TUGAS 2 BERPIKIR INDUKTIF

Posted by : munadi
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.
  • Definisi Penalaran Induktif 
Penalaran induktif merupakan prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Induksi pada pengertian tradisional dipisahkan secara rigid dari deduksi untuk menunjuk pada suatu metode saintifik yang berupaya tiba pada konklusi melalui bukti-bukti (evidences) partikular mengenai dunia. Dalam sains, akumulasi bukti-bukti (evidences) bermakna derajat tertentu terhadap sokongan munculnya hipotesis, kalau bukan konklusi.
Selanjutnya pengertian penalaran induktif menurut Tim Balai Pustaka (dalam Shofiah, 2007 :14) istilah penalaran mengandung tiga pengertian, diantaranya :
1. cara (hal) menggunakan nalar, pemikiran atau cara berfikir logis.
2. Hal mengembangkan atau mengendalikan sesuatu dengan nalar dan bukan dengan perasaan atau pengalaman.
3. Proses mental dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir denganbertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yangdiselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.  Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.
induktif


1.             Bentuk-bentuk Penalaran Induktif
Di dalam penalaran induktif terdapat tiga bentuk penalaran induktif, yaitu generalisasi, analogi dan hubungan kausal.

A.    Generalisasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
Contohnya :
• Luna Maya adalah bintang film, dan ia berparas cantik.
• Revalina. S. Temat adalah bintang film, dan ia berparas cantik.
Generalisasi: Semua bintang film berparas cantik.
Pernyataan “semua bintang film berparas cantik” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.
Contoh kesalahannya:
Bella juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.
Macam-macam generalisasi :
  • Generalisasi sempurna
Generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.
Contoh: sensus penduduk
  • Generalisasi tidak sempurna
Generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomenayang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yangbelum diselidiki.
Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai celana pantaloon. Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna.
Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar. Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:
Ø  Jumlah sampel yang diteliti terwakili.
Ø  Sampel harus bervariasi.
Ø  Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.

B.      Analogi
Cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yangmempunyai sifat yang sama.
Analogi mempunyai 4 fungsi,antara lain :
-Membandingkan beberapa orang yang memiliki sifat kesamaan
-Meramalkan kesamaan
-Menyingkapkan kekeliruan
-Klasifikasi
Contoh analogi : Demikian pula dengan manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan, bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.

C.      Hubungan Kausal
Penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan.
Macam hubungan kausal :
a)      Sebab- akibat.
Hujan turun di daerah itu mengakibatkan timbulnya banjir.
b)      Akibat – Sebab.
Bobi tidak lulus dalam ujian kali ini disebabkan dia tidak belajar dengan baik.
c)      Akibat – Akibat.
Ibu mendapatkan jalanan di depan rumah becek, sehingga ibu beranggapan jemuran di rumah basah.
Contoh Kausal : Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagi penyerap air banyak yangditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.
  • Paragraf Induktif

Paragraf induktif adalah paragraf yang diawali dengan urutan atau penjelasan khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum. Pada paragraf ini, kalimat utama terletak di akhir paragraf sebagai kesimpulan.
0 komentar
Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Ads 468x60px

Social Icons

Featured Posts

Copyright © 2012 Article | Naruto Vs Sasuke V2 Theme | Designed by Johanes DJ